Sebelum berangkat
Visa untuk umrah
Perbandingan visa umrah, turis, dan transit, aturan bagi penduduk negara Teluk, dan cara mengajukannya.
Aturan visa sering berubah. Selalu periksa platform resmi yang ditautkan di bagian bawah halaman ini sebelum memesan.
Tiga pilihan utama
Visa umrah
- Untuk umrah dan ziarah ke Madinah
- Biasanya diurus melalui agen resmi atau platform Nusuk
- Umumnya mengizinkan tinggal hingga 90 hari
- Tidak dapat diperpanjang
eVisa turis
- Untuk kewarganegaraan yang memenuhi syarat, diajukan secara online
- Masuk berkali-kali, berlaku satu tahun
- Umrah diizinkan di luar musim haji
- Bebas bepergian ke seluruh Arab Saudi
Visa transit (stopover): beberapa maskapai menawarkan visa singgah singkat yang juga memungkinkan umrah. Tanyakan kepada maskapai Anda.
Visa umrah vs visa turis
| Visa umrah | eVisa turis | |
|---|---|---|
| Pengajuan | Agen resmi atau Nusuk | Online, sendiri |
| Masuk | Biasanya sekali | Berkali-kali, selama setahun |
| Wilayah | Makkah, Madinah, Jeddah, dan lainnya | Seluruh negeri |
| Hotel | Sering dipesan sebagai bagian dari paket | Dipesan sendiri |
| Cocok untuk | Paket, jemaah pertama kali, rombongan | Pelancong mandiri, kunjungan berulang |
Penduduk negara Teluk
Penduduk UEA, Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Oman biasanya bisa mengajukan secara online, dan mungkin berhak mendapat visa turis saat kedatangan. Banyak yang berkendara melintasi perbatasan.
Cara mengajukan eVisa turis
Periksa kelayakan
Gunakan platform visa resmi untuk memastikan kewarganegaraan Anda memenuhi syarat.Buat akun
Masukkan data pribadi dan paspor Anda.Unggah dokumen
Paspor (berlaku 6+ bulan), foto terbaru, dan detail akomodasi Anda.Bayar
Biayanya sudah termasuk asuransi kesehatan wajib. Bayar dengan kartu.Terima eVisa
Biasanya lewat email dalam hitungan menit hingga sehari. Cetak dan simpan di ponsel.
Mengajukan melalui agen
Siapkan paspor (berlaku 6+ bulan), foto, sertifikat vaksin meningitis ACWY, serta pemesanan tiket dan hotel. Sediakan waktu 3–7 hari kerja, dan lebih lama saat Ramadan.
Sumber